Beranda Banten Innalillahi, Dua Pelajar Cilegon Tewas Setelah Tabrakan dengan Truk Trailer

Innalillahi, Dua Pelajar Cilegon Tewas Setelah Tabrakan dengan Truk Trailer

676
0

CCN, Cilegon – Dua pelajar di Kota Cilegon meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan sebuah truk trailer di Jalan Raya Merak, tepatnya di Lingkungan Cikuasa Bawah, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (29/10/2024) pagi sekitar pukul 06.15 WIB.

 

Kedua korban yang meninggal dunia, masing-masing diidentifikasi dengan inisial AJ dan KA, yang merupakan kakak beradik yang tinggal di daerah Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak. Saudari AJ dilaporkan tewas di tempat kejadian, sementara adik laki-lakinya, KA sempat dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) tetapi kemudian menghembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan medis.

 

 

Kedua almarhum merupakan pelajar di SMAN 2 Krakatau Steel Kota Cilegon (SMANDAKS). Keluarga Besar SMAN 2 KS Cilegon juga ramai mengucapkan bela sungkawa baik secara langsung maupun di media sosial sehingga berita ini cukup lumayan viral di Kota Cilegon.

 

Menurut penjelasan dari Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto, kecelakaan terjadi ketika truk trailer dengan nomor polisi A 9315 S yang dikemudikan oleh Amirudin melaju dari arah Cilegon menuju Merak.

 

 

 

“Awalnya, trailer yang dikemudikan melaju untuk mendahului kendaraan angkutan umum. Dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai KA dengan penumpang AJ juga mendahului sepeda motor lain yang tidak diketahui nopol dan pengendaranya. Kemudian terjadi tabrakan depan,” jelas AKP Mulya, Selasa (29/10/2024).

 

 

Dalam situasi yang sangat menyedihkan ini, keluarga korban mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kehilangan tragis tersebut. Mereka meminta agar semua pihak lebih berhati-hati dalam berkendara dan memperhatikan keselamatan di jalan raya.

 

 

Adi Gustiadi, selaku Ketua Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia Kota Cilegon juga turut mengucapkan bela sungkawa.

 

“Innalillahi WA inna ilaihi raji’un, turut berduka cita, maut memang tidak mengenal waktu dan usia,” kata Adi.

 

Lebih lanjut, Adi menghimbau kepada masyarakat agar lebih mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

“Maut memang tidak bisa dihindari tapi setidaknya kita masih bisa berusaha, dan saya berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara dan jangan lupa minta perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhin dari malapetaka,” ungkap Adi.

 

“Ini musibah, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” tambahnya. (*/Rdn)