CILEGON [31.10.2026] – Progresif Indonesia menjalin kolaborasi bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon melalui kegiatan seni dan budaya berupa pementasan teater yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan.
Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang kreativitas, ekspresi, serta pembinaan karakter bagi warga binaan melalui pendekatan seni pertunjukan. Teater dipilih sebagai medium untuk menyampaikan pesan kemanusiaan, membangun kepercayaan diri, sekaligus membuka perspektif baru tentang kehidupan dan kesempatan untuk berubah.
Melalui proses kreatif, warga binaan tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam perjalanan artistik, mulai dari pengenalan seni peran, proses latihan, hingga keterlibatan dalam pementasan.
Progresif Indonesia memandang bahwa seni memiliki kekuatan untuk menjembatani berbagai latar belakang kehidupan. Panggung teater menjadi ruang perjumpaan yang memungkinkan setiap individu menyampaikan cerita, mengolah pengalaman, serta menemukan kembali potensi dirinya.
“Semoga dengan adanya ini bisa berdampak positif bagi warga binaan dan sekitarnya, hal yang baik akan terus kita upayakan antara seni dan sosial” ujar Fajrin Alwi sebagai Presiden Progresif Indonesia.
Sinergi bersama Lapas Kelas IIA Cilegon ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi turut memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan nilai-nilai positif.
Melalui kegiatan ini, Progresif Indonesia berharap kolaborasi antara komunitas seni dan lembaga pemasyarakatan dapat terus berkembang. Sebab, setiap manusia memiliki kesempatan untuk bertumbuh, memperbaiki diri, dan kembali mengambil peran positif di tengah masyarakat.





