Beranda Pendidikan SUKSES GELAR PEMENTASAN TEATER GEGER CILEGON OLEH KELAS 9 B, SMPN 5...

SUKSES GELAR PEMENTASAN TEATER GEGER CILEGON OLEH KELAS 9 B, SMPN 5 KOTA CILEGON

880
0

CCN-Cilegon, Pementasan teater Geger Cilegon yang dibawakan oleh anak-anak kelas 9 B, SMPN 5 Kota Cilegon   yang berisi tentang nilai-nilai sejarah, tradisi, pesan moral dan budaya lokal masyarakat Cilegon-Banten, penerapan latihannya selalu dilandasi dengan ilmu pengetahuan, motivasi pemain, pembinaan karakter, dan bimbingan mental sehingga secara langsung akan berdampak pada perkembangan pengetahuan sejarah dan budaya setempat (14-12-2022).

Latihan Pementasan ini dimulai dari bulan September sampai dengan Desember dengan proses yang panjang, dari mulai bedah naskah, pemilihan peran, reading, bloking pemain dan dress rehearsal. Pementasan ini disutradarai oleh Bahroni dan Penulis Naskah Ahdi Z. Amri, serta dinaungi oleh Yayasan Asiatul Jannah Al Bantani, yang merupakan balai pendidikan, pelatihan dan pengembangan.

Bahroni yang kenal sebagai sutradara teater dan ubrug mengatakan bahwa Pementasan ini selalu menarik, meski naskah ini digarap berulang-ulang namun selalu membawa ruh dan semangat yg berbeda.

“Penampilan siswa-siswi kelas 9 B, SMPN 5 Cilegon ini mempunyai tantangan selama proses garapan adalah bahasa yang memang anak-anak belum terbiasa melontarkan dan dekat dengan bahasa bebasan. Namun manfaatnya luar biasa… Selain menjadi sebuah pertunjukan hal ini menjadi edukasi. Yakni edukasi sejarah seni dan budaya,”ujarnya.

Drama kolosal Geger Cilegon ini diperankan oleh; Alma, Annisa, Chokry, Darmawan, Eva, Fannel, Fauzan, Frizka, Galuh, Hawa, Jelita, Marsa, Rozaq, Irfan, Ihsan, Nabil, Rashya, Rona, Syahri, Nafis, Putri Aulia, Putri Rasya, Rifandi, Rifat, Rifky, Safa, Sandra, Siska, Siti Dinar,  dan Syifa.

Walikelas 9 B, yang akrab dengan dengan panggilan Bu Fau menyampaikan bahwa dengan adanya pementasan drama tentang geger Cilegon, anak-anak dapat mengenal sejarah bahwa di Cilegon juga ada perjuangan melawan penjajahan.

“Dari sisi pementasan seninya, para anak-anak dapat mengambil pelajaran bahwa untuk bisa tampil dengan baik itu butuh proses yaitu latihan yang teratur dan tentunya dengan pelatih yang sabar dan handal. Semoga tidak pernah bosen mengenalkan budaya Banten khususnya budaya Cilegon,” ujarnya.

Mamah Fauzan mengatakan bahwa pementasan ini tidak akan berjalan seperti yang diharapkan, apabila tidaknya dukungan dari beberapa pihak, terlebih lagi dari orangtua siswa/I yang langsung memproduseri dan mendampingi proses latihan serta pementasan. Dari proses jadual latihan, property pemain bahkan dari konsumsi, paguyuban orangtua kelas mendukung penuh, apa yang digarap dipementasan seni dikelas anak-anaknya.

“Alhamdulillah, terimakasih untuk bimbingannya sehingga anak-anak kami dapat menampilkan pentas seni yang Masya Allah luar biasa kerennya dan sangat baik, mereka membawa karakter tokoh masing-masing sesuai perannya, “tutupnya. (Azri)