Beranda Keagamaan PERINGATAN ISRO MI’ROJ NABI MUHAMMAD SAW (PEMBEDAHAN DADA NABI) PENYUSUN: H. SAIPUL...

PERINGATAN ISRO MI’ROJ NABI MUHAMMAD SAW (PEMBEDAHAN DADA NABI) PENYUSUN: H. SAIPUL MACHSONI

1037
0

Dengan ridho dan rahmat Allah swt. semoga kita senantiasa ada dalam lindungan dan naungan keikhlasan untuk selalu istiqomah pada “Ihdinashirothol Mustaqim”. Sholawat beserta salamnya, terkhusus untuk insan kamil pilihan Nabiyulloh Muhammad saw, untuk keluarganya, sahabatnya, dan semoga sampai juga kepada kita umatnya. Amin…

Dengan rahmat dan ridho Allah pula , izinkanlah saya untuk sekedar melanjutkan perjalanan qisoh Isro wal Mi’roj Nabi Besar Muhammad SAW yang tadi sudah dibuka oleh teman saya dengan ayat Al Quran surat Al Isro ayat 1, dan juga tentang pengertian dari Isro wal Mi’roj itu sendiri. Tadi dijelaskan bahwa Isro adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dengan Malaikat Jibril pada suatu malam hari dari Masjidil Haram di Makatil Mukaromah sampai ke Masjidil Aqsho di Yerussalam, Palestina. Sedangkan yang dimaksud dengan Mi’roj adalah, perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsho naik ke langit yang ketujuh bahkan sampai ke Shidrotul Muntaha dengan maksud yang sangat sakral dan sangat penting yaitu untuk memenuhi panggilan Allah SAW serta menerima tugas dan kewajiban yaitu sholat lima waktu.

Bapak, ibu dan kaum muslimin yang dirahmati Allah,

Sebelum lebih lanjut kisah ini diceritakan, baiklah saya akan mengawali kisahnya, yang sesuai dan yang telah tertulis serta dikisahkan dalam kitab Ad Dardiri, buah karya yang lebih dikenal dengan Syayid Ahmad Ad Dardir yang berbunyi:

Dikisahkan, kala itu malam tanggal 27 Rajabiyah, Nabi Muhammad sedang tidur-tiduran di Hijir Ismail, di samping Baitulloh (dari riwayat lain menceritakan, bahwa beliau sedang tidur di rumahnya Siti Hani dekat Hijir Ismail), Beliau diapit oleh 2 orang laki-laki yang merupakan paman Nabi sendiri, yaitu Syaidina Hamzah dan Syaidina Ja’far.

Ketika itu malaikat Jibril dan malaikat Mikail datang menghampiri Nabi, kemudian kedua malaikat tersebut membawa Nabi Muhammad ke suatu tempat yang dinamakan sumur Zam-zam. Di sumur tersebut sudah menunggu para malaikat yang lain untuk menyambut kedatanganya. Kejadian tersebut begitu cepat dan sangat luar biasa, sehingga para paman nabi yang di samping beliau tidak merasakan apapun dan tidak mengetahui sama sekali bahwa keponakannya diculik oleh malaikat.

Para hadirin wal hadirot rahimakumulloh

Ritual spiritual dimulai ketika Malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil turun ke bumi, menghampiri Rasulullah SAW di suatu malam. Dengan secepat kilat mereka membawa Rasulullah ke sumur Zam-zam di Mekah. Dan sesampainya di sumur Zam-zam, Nabi Muhammad SAW dioperasi, dibedah dan dibelah dadanya, dari atas tenggorokkan sampai kepada bagian bawah perut. Malaikat Jibril merupakan dokter spesialis bedahnya yang dibantu oleh asistennya yaitu Malaikat Mikail serta para malaikat yang lainnya membantu sibuk dengan tugas masing-masing. Kemudian mereka memperlakukan Rasulullah dengan lembut dan meminta izin kepada beliau untuk membelah dadanya. Selanjutnya Jibril membasuh hati Rasulullah dengan air Zam-zam. Jibril mengeluarkan wadah berisi iman dan hikmah. Ia menuangkan seluruh isi dalam wadah tersebut ke hati Nabi, sehingga ilmu hikmah, ilmu yakin, dan Islam telah mengkristal dengan hati Rasulullah. .Maksud dan tujuan dari misi pengoperasian dan pembedahan Nabi itu adalah untuk mencuci hati Nabi dengan air Zam-zam, intinya hati Nabi dibersihkan dari segala bentuk kotoran keduniawian, menghilangkan segala bentuk sifat-sifat manusia yang selalu pasang surut dalam keyakinan. Yang kemudian hati Nabi diisi dengan kearifan, keimanan, ilmu, hikmah dan keyakinan yang kuat terhadap agama islam. Seperti yang diriwayatkan dalam kitab Ad Dardiri yang berbunyi :

Pencucian hati nabi ini berlangsung sebanyak tiga kali berturut-turut, dan Allah membekali Nabi dengan kearifan, keilmuan, hikmah, keyakinan, dan keislaman yang teguh dan kokoh. Dan inilah yang sesungguhnya senjata yang paling canggih untuk menghadapi segala problematika kehidupan.

Hadirin wal hadirot, santriwan dan santriwati yang berbahagia

Ada rahasia apa dibalik peristiwa pencucian hati Nabi ini ?. Kenapa hati dan bathin Nabi sampai dibersihkan sampai 3 kali berturut-turut ?Apakah Nabi memiliki penyakit kanker atau tumor ganas di hati bawahan lahirnya, atau adakah penyakit hati lainnya ?  Mari kita selidiki bersama, dengan tetap mengikuti kisah perjalanan Nabi Mihammad dalam peringatan Isro Mi’roj ini. In Syaa Allah teman-teman saya secara bergantian akan melanjutkan kisahnya tahapan demi tahapan. Peristiwa demi peristiwa, dan tamsil demi tamsil. Karena keterbatasan waktu, kiranya uraian dari saya hanya sampai disini. In Sya Allah, rahasia dan kisah perjalanan selanjutnya masih panjang, dan  teman-teman saya yang akan melanjutkannya. Jika ada kata yang salah itu datangnya dari kekurangan pribadi saya, dan jika ada kata-kata yang benar itu dipastikan datanganya dari Rahmat Allah semata. Kurang lebihnya saya mohon undur diri dan mohon maaf..