CCN-CILEGON, Senin(6/3). Pengalaman yang indah untuk syukur kepada Allah dalam Workshop Karya Seni Menulis (Puisi;Pantun dan Cerpen) berawal dari 11 orang suka menulis dengan rincian 3 laki laki dan 9 perempuan; 1 orang laki laki benci menulis dan 11 orang tidak suka menulis. Seluruh peserta berjumlah 33 peserta kelas IX SMP IT Daarul Ijabah Kel. Jambe Kec Jambe Kab. Tangerang Prov. BANTEN.
Setelah melalui proses penyadaran diri melalui anak tangga: Sadar Diri; Manajemen Diri; Motivasi Diri dan Evaluasi Diri, Peserta workshop mengalami perubahan dengan semangat menulis dan menghasilkan karya yang insya Allah akan dipublikasikan melalui Gramedia Group.
Perubahan yang istimewa secara bersama sama menjadikan para peserta mencintai menulis yang sangat luar biasa. Workshop ini diselenggarakan selama full day, Senin 6 Maret 2023 oleh SMPIT Daarul Ijabah bekerjasama dengan Kankemenag. Kota Cilegon yang sudah memfasilitasi A. Hendrid Suko Prastyono sebagai narasumber. “Alhamdullilah saya boleh bangga dan bersyukur atas prestasi yang sangat luar biasa menghasilkan 66 puisi terbaik anak-anak kami, 33 Cerpen dan 33 Pantun. Terima kasih kepada Kepala Kankemenag. Kota Cilegon yang sudah berkenan memberikan kepercayaan kepada bapak Abdullah Hendrid Suko Prastyono yang sudah mendampingi dan memberikan materi yang sangat luar biasa, insya Allah ini akan kita jadikan sebagai program tahunan bagi anak-anak kami di SMPIT Daarul Ijabah untuk dikembangkan sebagai skill melalui Karya Seni Menulis.” Ujar Kepala SMPIT Daarul Ijabah Ustd. Fadhillah Nur Muhammad.
Rizki salah satu peserta workshop Karya Seni Menulis Puisi Pantun dan Cerita Pendek di sela-sela kegiatan mengatakan katanya: ” Terima kasih, tadinya saya benci menulis Puisi, Cerpen dan pantun hari ini menjadi luar biasa setelah saya diberikan tugas oleh narasumber dan masuk ruang lab. Komputer Daarul Ijabah mencari referensi dengan pertanyaan apakah tokoh dunia dan tokoh Indonesia benci menulis? Benar mulai dari Ir. Soekarno Sang proklamator; Drs. Moch. Hatta dll. semua padai menulis sungguh sampai saya terkagum-kagum dan membangun niat mulai sekarang saya terguguh dari dalam hati yang paling dalam untuk lebih mencintai berkarya dalam menulis. Terima kasih SMP IT Daarul Ijabah, Ustad. dan Ustadz. Narasumber Syukron kasiron. Terlebih orang tua yang dengan ikhlas dan ridho Allah mempercayakan putra dan putrinya di tangani oleh pembina yang dengan penuh kesabaran dan kerendahan hati membimbing kami semua hingga kelas IX.”
(Red)





