CCN- Griye Kreatif Al Bantani (Asiatul Jannah Al Bantani Foundation) mengadakan edukasi “Public Speaking” pertemuan kedua Pelatihan di aula Kelurahan Rawa, Grogol-Cilegon. Pembekalan materi publik speaking ini disampaikan oleh Nurrotul Uyun, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon dan dimoderatori oleh Solhah, ketua RT 03. (Minggu, 21-08-2022)
Tujuan publik speaking sebagai komunikasi yaitu; menginformasikan (to inform ), menghibur ( to entertain ), Berbagi ( to share ), Networking, Menyentuh Emosi, menjadi inspiratif atau motivatif, menggerakan untuk bertindam (persuasif).
“Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, harapanya untuk senantiasa peka terhadap permasalahan di masyarakat dan berkontribusi memberi solusi,” ujar Hairul Akhwan selaku ketua Griye Kreatif Al Bantani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Buhaeti selaku DPRD Kota dan Faturohmi Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon selaku narasumber yang telah memberikan ilmunya kepada anak-anak siswa SMA, SMK, MAN yang diselenggarakan Griye Kreatif Albantani melalui pelatihan leadership ship dan public speaking, ” tambah Irul.
Materi public speaking sebagai soft skill yang harus dimiliki generasi muda di masyarakat saat ini apalagi di masyarakat kita menginjak 5.0 society.
“Berbicara di depan umum merupakan suatu hal yang biasanya ditakuti oleh beberapa peserta yang ikut pelatihan GKA Education, yang tidak memiliki kepercayaan diri dan merasa kurangnya kecakapan dalam berbicara di depan umum. Ketidakpercayaan diri itu dipengaruhi oleh kurangnya penguasaan materi yang disampaikan, penampilan dan kecakapan serta belum terbiasa melakukannya. Dan berharap perlahan-lahan peserta hadir dapat mengaplikasikannya” Ucap Solhah moderator pelatihan public speaking.
Nurrotul Uyun selaku Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon sekaligus sebagai Pemateri mengapresiasi Griye Kreatif Al Bantani (GKA), pemikiran dan gerakannya memberdayakan sumber daya manusia yang ada disekitar. Dengan kehadiran GKA sebagai masyarakat yang peduli dengan pendidikan sekitar dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Manfaat belajar komunikasi seperti; saling pengertian (mutual
understanding), pengaruh pada sikap positif (positive
thinking), hubungan yang makin baik (harmony), kerjasama (cooperative), Tindakan yang diharapkan (good jobs), Kenyamanan, kebahagiaan dan, kesuksesan. (happiness and successfulness), ” ujarnya Uyun ketika menyampaikan materi.
(Ahdi Z. Amri)





