CCN, Cilegon — PT Krakatau Posco kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pembinaan dan pembekalan soft skill bagi siswa dan siswi di SMK YP Fatahillah 1 Cilegon. Program ini secara resmi dibuka dengan sebuah upacara yang digelar di kampus SMK YP Fatahillah 1 Cilegon pada hari ini. (4 September 2024)
Andri, General Manager Human Resource Department PT Krakatau Posco, dalam sambutannya mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan Korea, terutama dalam hal disiplin, etos kerja, dan sikap. “Investor besar perusahaan kami adalah orang Korea, dan beberapa kali kami berdiskusi mengenai perbedaan perkembangan SDM di Indonesia dan Korea. Ternyata, disiplin yang masih lemah dan hal kecil seperti membuang dan memilah sampah menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Orang-orang Korea melihat Indonesia seperti Korea 20 tahun yang lalu,” ujar Andri.
Lebih lanjut, Andri menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat. PT Krakatau Posco merasa bangga dapat menyelenggarakan program ini, yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas SDM di Cilegon, sehingga siswa-siswi SMK lebih siap menghadapi dunia industri.
Acara ini juga dihadiri oleh pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta Ketua Yayasan Fatahillah serta Kepala SMK FATAhillah 1 Cilegon, yang keduanya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PT Krakatau Posco. Anto, perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Krakatau Posco karena program ini sangat dibutuhkan oleh para pelajar, sebagai bagian dari terwujudnya program pembelajaran Link & Match, di mana pendidikan di sekolah harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan industri atau dunia kerja,” jelasnya.
Bambang Kusuma, Ketua Yayasan Pendidikan Fatahillah Cilegon, juga turut menyatakan rasa terima kasihnya. “Program ini sangat dibutuhkan oleh siswa-siswi kami. Salah satu tujuan utama mereka bersekolah selama tiga tahun adalah untuk bisa langsung bekerja. Mengetahui dan menguasai kebutuhan di lingkungan kerja adalah hal yang sangat penting bagi mereka,” ungkap Bambang. Ia juga berharap agar program serupa dapat dilaksanakan di SMK lainnya di Kota Cilegon untuk merata dan menyeluruhnya peningkatan mutu SDM di kota ini. “Dengan demikian, lulusan sekolah nantinya sudah siap bekerja dan pengangguran di Cilegon dapat berkurang,” tutupnya.
Program pembinaan soft skill ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para siswa, membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di dunia industri. PT Krakatau Posco terus menunjukkan perannya sebagai mitra strategis dalam upaya pengembangan SDM lokal.
Penulis : Roni, Editor: Ahdi





