CCN. Sahur merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan saat ingin berpuasa di bulan Ramadhan. Tidak hanya dalam puasa wajib seperti ramadhan dan nazar, di dalam puasa sunnahpun sangat ditekankan untuk dikerjakan.
وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
“Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur.” [QS. Ali Imran: 17]
تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً
“Bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat barakah” [HR. Bukhari & Muslim]
السُّحُورُ أَكْلَةٌ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allâh dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur. [HR. Ahmad]
Keutamaan Makan Sahur
Daqiqil Id rahimahullah menyebutkan berkah dalam makan sahur menyeliputi kebaikan permasalahan ukhrawiyah dan dunyawiyyah, berupa menjalankan sunnah Rasulullah SAW yang diganjar pahala bagi yang mengerjakannya dan memberikan kekuatan fisik saat akan menjalankan ibadah puasa.
Ibnu Nawawi bahkan merinci kebaikan yang akan didapatkan bila makan sahur sebelum fajar, penjelasan tersebut ditinjau dari berbagai sisi, seperti dalam ungkapannya: “Adapun berkah dalam makanan sahur secara dhahir terlihat dari: kuatnya tubuh saat berpuasa, termotivasi untuk rajin beribadah, termotivasi untuk menambah amalan puasa, termotivasi untuk berdzikir dan berdoa waktu yang mulia, termotivasi untuk ampunan dosa, termotivasi untuk sholat malam hingga termotivasi untuk menyibukkan diri dengan ibadah lain (seperti membaca al-Qur’an) hingga terbit fajar.” [Syarh Shahih Muslim]
- Sahur membuka pintu shodaqoh bagi yang membutuhkan makanan, juga bisa menjadi sarana untuk makan berjamaah (termasuk dalam kebiasaan nabi SAW)
- Sahur menjadi sebab doa & dzikir dikabulkan, termasuk digunakan untuk memperbanyak sholat malam saat waktu sahur.
- Sahur memberi kekuatan saat menjalankan ibadah puasa
- Sahur menambah kekuatan untuk rajin beribadah
- Sahur menghindarkan perilaku buruk akibat rasa lapar
- Sahur termasuk dalam meneladani sunnah Nabi SAW
Kapankah Waktu Utama Melaksanakan Sahur?
Agama tidak menerangkan dengan rinci kapan seharusnya seseorang bersahur, hanya saja dari riwayat-riwayat yang ada dapat dipahami bahwa sebaiknya sahur dilaksanakan pada akhir malam menjelang terbit fajar / Shubuh.
وكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ اْلأَبْيَض مِنَ الْخَيْطِ اْلأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
“…dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al Baqoroh: 187)
Tips dalam Menjalankan Ibadah Sahur di Bulan Ramadhan
Untuk mendapatkan pahala sahur yang sempurna, sudah sepantasnya kita berusaha untuk mengoptimalkan segala hal yang berhubungan dengan sahur dini hari. Mulai dari saat kita akan tidur hingga terbangun dari tidur. Bebeberapa hal yang harus dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
- Mengakhirkan Makan Sahur, dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur selama tidak khawatir akan terbutnya fajar. Sebagaimana dalam hadis Nabi SAW: “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian kami berdiri untuk mengerjakan shalat.” Anas berkata, “Aku berkata kepada Zaid, ‘Berapa rentang waktu antara adzan dan sahur?’ Zaid menjawab, ‘Kira-kira 50 ayat’” [Muttafaqun ‘alaih] dan “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka” [HR. Ahmad]
- Menghindari Begadang, sebagian kaum muslim terkadang melakukan kegiatan begadang dari awal hingga tengah malam, lalu lalai saat makan sahur. Perbuatan ini termasuk dalam menyelisihi tuntunan Nabi SAW, karena sahur sangat dianjurkan dan ditekankan untuk dikerjakan, meskipun hanya makan dan minum dalam jumlah yang sedikit.
- Persiapan Makanan, bila dikhawatirkan terlambat untuk bangun sahur, maka seyoghyanya menyiapkan makanan sesaat sebelum tidur. Makanan tersebut dapat dimasukkan di dalam kulkas, lalu dihangatkan saat bangun dari tidur. Di antara makanan yang bagus untuk sahur ramadhan adalah kurma, berdasarkan hadis Nabi SAW “Makanan sahur yang paling nikmat bagi seorang mukmin, adalah kurma” [HR. Abu Dawud dan Ibnu Hibban]
- Jangan melewatkan sahur, sahur adalah waktu yang penting untuk mengisi energi sebelum berpuasa seharian. Oleh karena itu, jangan melewatkan sahur dan pastikan untuk makan sahur sebelum waktu imsak.
- Pilih makanan yang tepat, pilih makanan yang tepat untuk sahur, seperti karbohidrat kompleks, protein, dan serat yang dapat memberikan energi yang tahan lama. Hindari makanan yang banyak mengandung gula dan lemak, karena makanan tersebut dapat mempercepat pengosongan lambung dan menyebabkan lapar lebih cepat.
- Minum air yang cukup, pastikan untuk minum air yang cukup di sahur untuk mencegah dehidrasi selama puasa. Minumlah minimal dua gelas air saat sahur dan hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau teh, karena kafein dapat menyebabkan dehidrasi.
- Jangan makan terlalu banyak, jangan makan terlalu banyak saat sahur karena hal tersebut dapat menyebabkan mual dan tidak nyaman selama berpuasa. Pilih porsi yang cukup untuk memberikan energi sepanjang hari.
- Jangan terlalu banyak merokok, Hindari merokok terlalu banyak selama sahur karena merokok dapat mempercepat pengosongan lambung dan menyebabkan lapar lebih cepat.
- Tetap berolahraga Meskipun berolahraga, tetaplah berolahraga ringan seperti jalan kaki atau senam ringan. Olahraga dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi stres.
- Beristirahat yang cukup, Pastikan untuk mendapatkan istirahat yang cukup setelah sahur, karena kurang tidur dapat menyebabkan kekurangan energi selama puasa.Semoga tips ini dapat membantu Anda menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan penuh energi selama bulan Ramadan.
(red. dikutip dari beberapa sumber)





