CCN, Cilegon. – Tatang Muftadi, Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Cilegon, memberikan penghargaan tinggi terhadap Karya Latih Wartawan (KLW) yang diadakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon pada Jumat (6/10/2023).
Dalam pernyataannya, Asda 1 Kota Cilegon menyoroti signifikansi peran wartawan sebagai jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut Tatang Muftadi, keberadaan insan pers sangat penting dalam memastikan adanya komunikasi yang transparan antara pemerintah dan masyarakat.
“Impian pembangunan pemerintah takkan terealisasi apabila tak diinformasikan kepada masyarakat. Kunci keberhasilan pembangunan terletak pada partisipasi masyarakat, dan untuk meningkatkan partisipasi itu, kita membutuhkan komunikasi atau jurnalistik yang unggul,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut.
Asda 1 Kota Cilegon menyadari bahwa tanpa transparansi, usaha pembangunan yang dijalankan pemerintah tidak akan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran wartawan dan kegiatan seperti KLW dianggap sangat strategis.
Melalui peliputan dan penyajian informasi yang objektif, kata Tatang, wartawan mampu menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Walaupun pemerintah membentuk OPD Kominfo untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, peran wartawan tetap tak tergantikan dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintah,” tambahnya.
Kegiatan KLW yang dipersembahkan oleh PWI Kota Cilegon dianggap sebagai langkah positif untuk meningkatkan kualitas jurnalistik dan pemahaman wartawan terhadap perkembangan pembangunan di Kota Cilegon. Asda 1 Kota Cilegon berharap agar kegiatan semacam ini terus dilakukan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, wartawan, dan masyarakat.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada PWI Kota Cilegon yang telah menginisiasi kegiatan KLW ini. Semoga dengan kerjasama yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan komunikasi yang lebih efektif dan terbuka demi kemajuan bersama dalam mewujudkan Cilegon Baru, Modern, dan Bermartabat,” tutup Tatang Muftadi.
(Red)





