CCN, CILEGON – Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) menggelar sidang senat pada hari Kamis (23/11/2023). Acara tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Brigjen K.H. Syam’un Citangkil dengan dihadiri oleh 375 wisudawan.
Ratusan wisudawan dari tiga fakultas di Universitas Al-Khairiyah mengikuti upacara Wisuda Tahun 2023. H. Ali Mujahidin, Ketua Umum PB Al-Khairiyah, menyampaikan harapannya agar lulusan Al-Khairiyah memiliki ketangguhan mental menghadapi tantangan zaman dan terutama menjaga nama baik almamater dan keluarga.
“Saya berharap sarjana Al-Khairiyah memiliki semangat dan dedikasi dalam beribadah agar kepercayaan diri mereka tumbuh, serta mereka terus menggali ilmu pengetahuan dan menerapkan amal kebajikan sesuai moto Al-Khairiyah,” ujar H. Mumu dalam sambutannya pada Kamis (23/11/2023).
Sementara itu, Sururul Murtdlo, Ketua Panitia, menyebutkan bahwa UNIVAL, yang berusia tiga tahun pada 23 November 2023, kini memiliki empat fakultas, termasuk Fakultas Agama Islam dengan Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Tadris Bahasa Inggris.
“Awalnya kami hanya memiliki tiga fakultas, tetapi dalam ulang tahun ketiga ini, kami menambah satu fakultas lagi,” kata Sururul Murtdlo saat diwawancarai.
Dalam acara wisuda tersebut, hadir pula Ketua Majelis Syuro Al-Khairiyah KH. Mansyur Muhyidin, Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, Walikota Cilegon Helldy Agustian, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik, Anggota DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra sekaligus Ketua IKA Universitas Al-Khairiyah, Perwakilan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, serta Perwakilan Kopertais Wilayah I Jakarta dan Banten dan beberapa jajaran PB Al-Khairiyah.
Rektor Universitas Al-Khairiyah, Rafi’udin, memberikan pesan kepada mahasiswa yang resmi diwisuda agar tetap menjaga reputasi UNIVAL di masyarakat.
“Harapan saya untuk para wisudawan dan wisudawati ke depannya adalah tetap menjaga almamater, lebih berprestasi, dan membuat orang tua serta kampus bangga,” ucap Rafi’udin di tempat yang sama.
Lebih lanjut, Walikota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan keseriusannya dalam memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Cilegon, terutama pada jenjang pendidikan tinggi. Helldy membuktikannya dengan memberikan beasiswa penuh sarjana kepada mahasiswa baru Universitas Al-Khairiyah yang tinggal di Kota Cilegon.
Orasi ilmiah wisuda sarjana disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, dengan penekanan pada pentingnya meningkatkan kualifikasi pendidikan bagi generasi saat ini untuk menghadapi persaingan global.
“Seiring perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda semakin kompleks. Persaingan global telah menjadi kenyataan yang tak terelakkan, dan pendidikan menjadi kunci utama untuk menghadapinya. Oleh karena itu, kita perlu memahami betapa pentingnya meningkatkan kualifikasi pendidikan bagi generasi muda kita,” ungkap Wakil Ketua MPR RI, Yandri Susanto dalam orasinya.
Yandri juga menambahkan bahwa pendidikan bukan hanya untuk mendapatkan gelar atau sertifikat, tetapi sebagai wahana untuk mengembangkan potensi diri dan memahami dinamika dunia.
“Selain itu, perlu peningkatan keterampilan ‘soft skills’ seperti kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. Ini tidak hanya akan membuat generasi muda lebih kompeten, tetapi juga lebih siap menghadapi perubahan yang terus menerus terjadi di era globalisasi ini,” tambahnya.





