Cilegon, CCN – Dalam rangka pelantikan kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon untuk periode 2024-2027, sebuah diskusi hangat mengenai komitmen calon pemimpin kota dalam mewujudkan Cilegon sebagai smart city digelar pada Rabu, 3 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh lima bakal calon Walikota Cilegon, termasuk Nurrotul Uyun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Nurrotul Uyun menyampaikan apresiasinya kepada PWI Kota Cilegon atas penyelenggaraan acara ini. “Senang sekali pagi hari ini saya berada di sini. Acara ini luar biasa, gagasan yang sangat mantap yang diselenggarakan oleh PWI Kota Cilegon. Kita berikan aplaus untuk PWI, Kang Ican, dan teman-teman. Selamat bertugas, sukses terus, dan banyak memberikan informasi untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, Nurrotul Uyun menekankan pentingnya transparansi dalam kebijakan dan anggaran pemerintahan untuk mencapai good governance. “Kunci dari pemerintahan daerah yang baik adalah tata kelola yang transparan, baik kebijakan maupun anggarannya, terutama ketika didukung dengan konsep smart city,” katanya. Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat adalah elemen penting dalam mewujudkan transparansi. “Transparansi hanya bisa dihadirkan jika masyarakat turut berpartisipasi dalam menjalankan roda pemerintahan.”
Nurrotul Uyun juga memaparkan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Cilegon sebagai smart city. “Kita harus memanfaatkan era digitalisasi ini untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Penerapan sistem smart city akan memaksimalkan berbagai parameter seperti smart economy, smart government, dan smart mobility. Ini bukan hanya slogan, tapi harus diwujudkan dalam setiap aspek pemerintahan,” jelasnya.
Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi, mengawasi, dan memberikan masukan terhadap kebijakan yang diambil. “Pemerintahan yang baik harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk ikut serta dalam proses pembangunan, memberikan penilaian atas capaian yang diraih oleh pemerintah daerah.”
Acara pelantikan dan diskusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam proses demokrasi di Cilegon. Ketua PWI Kota Cilegon yang baru, Kang Ican, juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas jurnalistik di kota ini. “Kami bertekad untuk menyajikan informasi yang lebih mendalam dan investigatif, tidak hanya berita cepat dan ringkasan saja. Ini penting untuk membedakan wartawan profesional dari pengguna media sosial,” kata Kang Ican.
Dengan pelantikan pengurus baru PWI Kota Cilegon dan diskusi yang konstruktif ini, diharapkan kualitas jurnalisme di kota ini semakin meningkat, membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan mendalam, serta mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan dan responsif.(***)





