CCN, Cilegon, – Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon menggelar acara “Gebyar Hari Pendidikan Nasional”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari inisiatif bulan Merdeka Belajar yang diusung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Kamis, 4 Juli 2024)
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 berlangsung meriah di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Kemeriahan tersebut ditunjukkan melalui sejumlah pertunjukan seni yang ditampilkan oleh peserta didik pemenang juara FLS2N Tingkat SD dan SMP, Paparan capaian bidang pendidikan, serta Bazar UMKM.
Acara ini dihadiri oleh Walikota Cilegon, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Kejaksaan Negri Kota Cilegon, Kepala OJK Pusat, Danlanal Provinsi, Unsur Forkopimda, Kemenag Kota Cilegon, Kepala OPD Se-Kota Cilegon, Kepala Dindikbud, Essellon III dan IV Lingkungan Dindikbud, Pengawas dan Penilik Cilegon, Kepala Sekolah dan Guru Tingkat SD, SMP, dan SMA Se-Kota Cilegon, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Cilegon, Helldy Agustian, menyampaikan apresiasi atas komitmen Dinas Pendidikan dalam mendukung program Merdeka Belajar. Dia mengungkapkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka Belajar telah mencapai lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, memungkinkan ratusan ribu anak Indonesia untuk belajar dengan cara yang lebih baik dan menyenangkan.
Salah satu inovasi terbaru yang diluncurkan adalah program “Gerakan Sekole Maning Lur”, yang bertujuan untuk mengembalikan anak-anak yang tidak sekolah ke jalur pendidikan. Sejak dilaksanakan, program ini telah berhasil mengembalikan 305 anak dari 428 yang terdata tidak melanjutkan sekolah, dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk PKBM dan instansi terkait.
Helldy menyatakan, program beasiswa Full Sarjana yang telah diluncurkan juga telah banyak membantu mahasiswa dari Kota Cilegon. “Program Beasiswa Full Sarjana Kota Cilegon juga telah diberikan pada sekitar 3.000 mahasiswa dari Kota Cilegon, bahkan sampai 4 mahasiswa telah kami kirim ke luar negeri, 3 orang ke Mesir, dan 1 orang ke Yaman,” ujar Helldy.
Helldy juga menegaskan dalam hal ini peran guru tentu sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Melalui moment ini, kami satukan langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon, karena guru bukan hanya menyampaikan ilmu pelajaran saja. Lebih jauh dari itu, guru adalah mentor, pemandu, sekaligus teladan bagi siswa siswanya. Maka dari itu, kami telah menaikan honor guru di perbatasan dan gunung gunung di Kota Cilegon untuk memberikan apresiasi lebih kepada guru di Kota Cilegon,” katanya.
Sementara itu H. Heni Susila Anita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berkualitas sebagai pondasi pembangunan manusia dan masyarakat yang berkualitas. Acara ini juga mengingatkan akan tantangan dalam pendidikan, seperti akses merata dan kesenjangan pendidikan.
“Pendidikan adalah hak setiap anak dan hal yang sangat penting dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. “Maka dari itu, kami membuat sebuah kebijakan dan komitmen terkait dengan Gerakan Sekole Maning Lur (GSML),” ucap Heni.
Walikota juga mengumumkan komitmen pendidikan, sebagai langkah untuk meningkatkan akses pendidikan di wilayah tersebut. Dia menekankan pentingnya pendidikan dalam mengubah ekonomi keluarga dan mengurangi tingkat pengangguran di kota ini.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 700 undangan dari berbagai instansi terkait pendidikan dan masyarakat umum. Perayaan ini menjadi momentum untuk merayakan peran penting pendidikan dalam pembangunan bangsa, sekaligus menginspirasi komunitas untuk terus bergerak maju dalam mendukung pendidikan yang berkualitas.





