CCN, Minggu, 28-08-2022. Griye Kreatif Al Bantani (Asiatul Jannah Al Bantani Foundation) mengadakan lanjutan program edukasi dengan outing class, dimana kegiatan tersebut didukung oleh para pengusaha muda yang menjadi Pemateri, dengan materi yang up to date sesuai dengan link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. GKA memilih materi edukasi program dengan materi, application letter and job interview serta potensi ekonomi kreatif dilingkungan setempat.
Alfin Darojat pemateri application letter and job interview menyampaikan bahwa surat lamaran merupakan dokumen pribadi yang dikirimkan ke pemberi kerja yang potensial untuk menyatakan minat para pencari kerja pada posisi tertentu dan kadang bersifat terbuka. Surat lamaran kerja menjelaskan siapa pencari kerja sebagai seorang profesional dan individu. Surat itu harus menyoroti pencapaian dan keterampilannya, hal ini membantu mendapatkan perhatian manajer perekrutan atau perekrut yang bertanggung jawab untuk meninjau aplikasi. Jika ditulis dengan baik, maka diketahui dari surat ini menjelaskan kepada pembaca dan menyoroti kualifikasi utama yang membuat pencari kerja cocok untuk posisi tersebut.
“Saat menulis surat lamaran pekerjaan, langkah-langkah penting untuk memastikan para pencari kerja menyertakan informasi tentang diri sendiri dan pengalaman profesional yang akan menarik bagi manajer perekrutan, seperti: Gunakan format professional, Buat judulnya, alamat surat itu kepada manajer perekrutan. Dan lebih pentingnya adalah menyiapkan mental ketika akan berlangsung interview, “penjelasan Alfin Darojat,salah satu pengusaha muda.
Kegiatan ini dilaksanakan outing class di Workshop PT. Delapan Intan Mutiara. Para peserta antusias berkunjung dan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru. Kegiatan Kunjungan Industri ini bertujuan untuk mempelajari proses yang sebenarnya langsung di lapangan. Melalui perjalanan ini para peserta pelatihan diharapkan dapat melihat langsung suasana dari tempat-tempat yang mereka kunjungi, sehingga wawasan dapat bertambah dan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta GKA Education Programme.
Pemateri kedua, Febry Kurniawan sekaligus owner PT. Delapan Intan Mutiara menunjukan proses produksi pembuatan gantungan kunci yg dipotong menggunakan mesin laser Cuting, dan produksi Plakat Costum yg dicetak oleh mesin UV Print, kemudian membagi-bagikannya kepada para peserta sebagai souvenir.
“Semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat dan motivasi kepada peserta GKA Education. Saya pribadi sangat mengapresiasi kepada GKA atas gagasan dan dedikasinya untuk memperdayakan dan memaksimalkan potensi sumber daya yg ada di Masyarakat sekitar. Semoga kegiatan positif seperti ini bisa didukung oleh pemerintah maupun pihak swasta, “ ucap Febry Kurniawan, salah satu pengusaha muda yang ada dilingkungan Curug, Kecamatan Grogol.





