Beranda Pendidikan Pelestarian Bahasa Ibu Melalui Apresiasi Bahasa dan Sastra

Pelestarian Bahasa Ibu Melalui Apresiasi Bahasa dan Sastra

633
0
(Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon

CCN-Bahasa menunjukkan sebuah bangsa, petuah ini memberikan kesan kepada orang-orang bahwa sebuah bahasa dapat menjadi tolak ukur penilaian sebuah nilai (value) yang baik. Salah satu fungsi yang dimiliki bahasa adalah sebuah identitas sebagai individu maupun kelompok, dimana bahasa juga merupakan sebuah kelompok sistem (bunyi,tata bahasa, makna).

Bahasa merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan eksistensinya.
Bahasa daerah (bahasa ibu) juga merupakan cikal-bakal dari bahasa nasional. Bahasa ini akan hilang eksistensinya dinusantara apabila tidak ada upaya khusus pelestariannya, khususnya di Cilegon. Oleh sebab itu dalam rangka melestarikan bahasa daerah diperlukan upaya yang sistematis dan terstruktur, agar tetap menjadikan bahasa daerah sebagai bahasa ibu.

Bahasa daerah digunakan secara turun-temurun oleh warga negara Indonesia diderahnya masing-masing, dan juga sebagai lambang serta identitas daerahnya sendiri. Hal ini merupakan warisan nenek moyang dan termasuk kekayaan budaya nasional.(Selasa,09-08-2022)

Ahmad Rafiudin selaku panitia kegiatan lomba apresiasi bahasa dan sastra menyampaikan bahwa apresiasi bahasa dan sastra ini dilakukan untuk menjaga dan melestarikan agar bahasa daerah tersebut tidak mengalami kepunahan. Disamping itu juga kebijakan yang lain yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilegon dengan menyelenggarakan kegiatan ini, untuk memberikan semangat kepada para pendidik dan peserta didik, agar terus melestarikan bahasa daerahnya (bahasa ibu atau mother tongue).

Tema kegiatan ini adalah “ngerakse lan ngerupiye base Jawe Cilegon.” Ruang lingkup lomba apresiasi Bahasa dan sastra ini terdiri dari tiga mata lomba, jenjang SD tingkat kota Cilegon, yaitu; Baca puisi, Pidato dan Dongeng bahasa Jawa Cilegon.

Salah satu tujuan baca puisi Jawa Cilegon, yaitu; membina, meningkatkan kreatifitas dan memotivasi melalui kegiatan sesuai dengan minat bakat dan juga membina kemampuan meningkatkan kreatifitas serta mengekspresikannya. Tujuan pidato Jawa Cilegon, antara lain yaitu; pidato disampaikan untuk memberi pemahaman tentang bahasa dan kebahasaan Jawa Cilegon. Pidato bisa pula memberikan pengaruh pada publik agar bersedia menggunakan bahasa Jawa Cilegon dalam kesehariannya. Dan tujuan mendongeng, diantaranya; menstimulus imajinasi anak secara wajar. Menumbuhkan kepedulian terhadap nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Keberhasilan penyelengggaraan ini, ditentukan oleh pihak-pihak yang peduli terhadap pelestarian, perlindungan dan pemanfaatan bahasa daerah sebagai indentitas kekayaan daerah untuk bangsa,”Tutur Ahmad Rafiudin.