CCN. Kitab Akhlak Lil Banin adalah salah satu kitab yang menjadi dasar membentuk akhlak baik pada anak, dengan target nantinya si anak bisa tumbuh jadi sosok yang memiliki akhlak mulia. Termasuk juga membahas tentang bagaimana cara melakukan hal-hal baik, kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Pengarang kitab ini adalah Syeikh Umar bin Ahmad Baradja, yang lahir di Jawa Timur dan terkenal sebagai salah satu ulama hebat di kalangan pesantren Indonesia.
Yang menyenangkan belajar kitab Akhlak Lil Banin yaitu karena bahasa penyampaiannya sederhana, sehingga mudah dipahami oleh anak mulai dari usia dini. Oleh karena itulah, hampir di semua pesantren di Indonesia menjadikan kitab ini sebagai salah satu pedoman pengajaran bagi santri.
Secara garis besar ada tiga bagian pembelajaran yang dijelaskan melalui kitab Akhlak Lil Banin PDF. Cukup terstruktur dan memiliki sinkronisasi yang jelas antar bagian, alhasil anak akan mudah menerapkan apa intisari ilmu yang ada pada kitab tersebut.
Bagian ini terletak di awal kitab dimana penjelaskan arti dari akhlak itu sendiri, kemudian apa saja masalah akhlak yang sering dimiliki seorang anak. Ini adalah sebuah dasar dimana nantinya setiap anak bisa paham, bahwa ada sikapnya yang masuk kategori akhlak buruk dan akhlak baik.
Pada penjelasan fundamental ini, juga dijabarkan tentang seperti apakah kriteria dari anak yang memiliki akhlak baik dan kriteria anak dengan akhlak buruk.
Kemudian lanjut kepada jenis akhlak yang perlu dimiliki anak seperti jujur, taat, hingga bagaimana bersikap dan beretika saat ada di rumah dan tempat lainnya.
Selanjutnya yang sangat mendasar adalah, bagaimana akhlak seorang anak kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Seperti memperbanyak bersyukur, ibadah, patuh pada perintah dan menjauhi semua larangan Allah SWT.
Setelah selesai membahas fundamental akhlak, dilanjutkan dengan penjabaran tentang bagaimana bersikap pada orang terdekat anak. Mulai dari akhlak yang baik kepada orang tua, ketulusan kasih dan sayang ibu dan ayah.
Termasuk juga tentang bagaimana etika sopan dan santun seorang anak kepada saudara-saudaranya, pembantu di rumah, kerabat, hingga tetangga.
Penjelasan yang ringan, membuat anak tidak akan bosan membaca dan lebih cepat menangkap dan mengimplementasikannya dalam hidup.
Terakhir adalah bagian yang membahas tentang akhlak baik seorang anak, saat berada di lingkungan sekolah. Bagaimana bersikap kepada guru, teman sekolah, etika saat melangkah di kawasan umum. Begitu juga dengan cara menjaga nama baik sekolah dan berinteraksi di kelas.
Dalam sejumlah karya ilmiah dan penelitian, disebutkan bahwa, melalui kitab Akhlak Lil Banin memberikan banyak manfaat kepada siapa saja yang membacanya terutama anak-anak.
Dengan mempelajari kitab ini, anak akan cenderung mampu memiliki karakter yang lebih baik.
Bahasanya yang mudah dipahami membuat anak tidak bosan belajar, apalagi dengan contoh-ontoh yang diberikan dan sangat familiar pada kehidupan mereka sehari-hari.
Kalau ingin anak memiliki akhlak yang mulia, sudah sepantasnya mengajarkan hal-hal baik dan menjadikan kitab ini sebagai salah satu panduan.
Jika ingin membentuk karakter anak yang sesuai dengan syariat Islam, salah satu caranya adalah dengan memberikan pemahaman tentang akhlak yang baik. Bisa dengan mempelajari kitab Akhlak Lil Banin.
- Akhlak yang Harus Dimiliki Anak
Menurut kitab Akhlak Lil Banin, seorang anak harus memiliki akhlak yang baik sejak kecil supaya ia dicintai banyak orang dan diridhai Allah SWT hingga dewasa. Sebaliknya, mereka harus menjauhi akhlak buruk agar tidak menjadi orang yang dibenci dan dimurkai Allah SWT.
- Anak yang Sopan
Definisi anak sopan berdasarkan kitab Akhlak Lil Banin adalah yang berkata jujur, rendah hati, sabar, selalu menjalin tali silaturahmi, tidak memicu pertengkaran, dan tidak meninggikan suara saat bicara atau tertawa.
Anak yang sopan juga ditandai dengan sikap hormat terhadap orangtua, guru, saudara yang lebih tua, orang yang lebih tua darinya, serta menyayangi saudara dan orang yang lebih muda darinya.
- Akhlak terhadap Allah SWT
Nilai akhlakul karimah anak terhadap Allah SWT dapat tercermin melalui perilaku sebagai berikut:
- Mensyukuri nikmat Allah dan beribadah hanya kepada-Nya.
- Mengagungkan dan mencintai Allah, semua malaikat-Nya, Rasul-Nya, Nabi-Nya, dan hamba-Nya yang salih.
- Mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya
- Akhlak terhadap Nabi Muhammad SAW
Nilai akhlakul karimah anak terhadap Rasulullah dapat tercermin melalui perilaku sebagai berikut:
- Memuliakan Nabi SAW.
- Memenuhi hati dengan memperbanyak cinta kepadanya sehingga lebih mencintainya daripada orangtua dan diri sendiri.
- Mengikuti nasihat-nasihatnya dan mengamalkannya dalam kehidupan untuk mendapat kecintaan dan keridhaan Allah.
- Sopan Santun Anak terhadap Kedua Orangtua
Seorang anak hendaknya mematuhi perintah orangtua dengan rasa suka dan rasa hormat. Buatlah hati mereka senang dengan tersenyum di hadapan mereka, mencium tangannya setiap hari, serta mendoakannya panjang umur dan sehat walafiat.
Anak harus menjaga lisan agar tidak menyakiti hati orangtua. Jangan berbohong, jangan bermuka masam kepada mereka, jangan melihat orangtua dengan tatapan tajam, dan jangan mengeraskan suara kepada mereka.
- Sopan Santun Anak terhadap Saudara-saudaranya
Kitab Akhlak Lil Banin turut mengajarkan anak agar senantiasa bersikap sopan terhadap saudara-saudaranya. Sikap ini bisa tercermin melalui perilaku:
- Mencintai saudara dengan tulus dan ikhlas.
- Mengikuti nasihat mereka.
- Menyayangi saudara yang lebih kecil.
- Tidak mengganggu, memukul, memaki, saudara.
- Sabar dan selalu mengalah.
- Saling memaafkan.
- Tidak bertengkar.
- Sopan Santun Anak terhadap Tetangga
Dalam beberapa hadits yang diriwayatkan Rasulullah SAW, tetangga memiliki hak-hak tertentu yang harus dipenuhi agar kerukunan bertetangga tetap terjaga. Beberapa sikap terhadap tetangga yang harus diajarkan sejak dini pada anak antara lain:
- Menjaga sopan santun.
- Sering tersenyum.
- Bermain dengan sopan.
- Tidak mengambil mainan mereka tanpa izin.
- Tidak membanggakan pakaian dan uang kepada mereka.
- Saling berbagi.
- Tidak mengejek.
- Tidak mengeraskan suara saat mereka tidur.
- Tidak mengotori dinding dan halaman rumah mereka.
(Ust. Muhamad Dedi Ahyadi, S.Pd.I., M.Pd merupakan Guru Fiqih MAN 1 Kota Cilegon)





