Beranda Sastra Suara Jiwa dan Raga, Karya Ratu Nur Afni Octaviani

Suara Jiwa dan Raga, Karya Ratu Nur Afni Octaviani

751
0

Langkah demi langkah sudah dilewati
Susah dan senang terus menanti
Berharap rintik hujan tiba sebagai penenang hati
Namun ternyata semesta tidak merestui

Terimakasih terucap bagi raga sendiri
Sudah ingin berjuang dengan rasa perih lirih ini
Tangis setiap malam yang terus tertatih
Terus terbang menggapai mimpi

Perjuangan yang sebenarnya masih lenggang
Namun raga layaknya sudah tak kuasa
Entah bagaimana ujung perjalanan ini
Namun, terucap kasih kan peristiwa hingga kini

hiruk-pikuk kehidupan semakin terasa
jiwa-jiwa manusia saling bersautan
raga menjalani wadaknya masing-masing

suara deru kendaraan terdengar
menandakan jiwa dan raga tuk memulai perjalanannya

keadaan yang entah sedang baik ataupun tidak
mereka tetap berusaha tidak menyalahkan kondisi

suara bising dikepala yang hampir meledak
menjadikan manusia kecil ini hilang kendali

mungkin memang seperti ini scenarionya
mungkin memang ini lagi waktunya
sakit yang dirasakan akan menjadi indah setelahnya

rintik hujan terdengar sangat merdu
menemani jiwa yang sedang lemah
aroma tanah semerbak sebagai penenang jiwa
semua menjadi satu

malam yang telah terlewati dengan rasa sakit
semesta mengirimkan hujan sebagai penenang
hal yang memang selalu adil
walau perih ini memang kehidupan

mari terus melangkah
banyak cita dan cinta yang harus kita gapai