Beranda Budaya Tausiyah Hikmah Geger Cilegon 1888 oleh KH. Mansyur Muhyidin

Tausiyah Hikmah Geger Cilegon 1888 oleh KH. Mansyur Muhyidin

879
0

CCN, Cilegon, 9 Juli 2024 – Di rumah dinas Walikota Cilegon, peringatan Haul Syuhada Pejuang Geger Cilegon 1888 berlangsung dengan khidmat. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, agama, serta pemerintah kota ini menjadi momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Salah satu keturunan langsung dari KH. Wasyid, KH. Mansyur Muhyidin, menyampaikan tausiyah yang penuh makna mengenai hikmah dari peristiwa Geger Cilegon 1888. Dalam tausiyahnya, KH. Mansyur mengingatkan hadirin akan pentingnya melanjutkan perjuangan para leluhur.

“Alhamdulillah, malam ini yang penuh rahmat, barokah, dan magfirah, kita dapat bersama-sama melaksanakan doa bersama menyambut tahun baru Hijriah serta memperingati peristiwa besar hijrah Rasulullah Muhammad dari Makkah ke Madinah, sekaligus haul para pahlawan Geger Cilegon 1888,” ujar KH. Mansyur dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya mengenang kembali peristiwa yang telah lama terjadi agar semangat perjuangan tidak pernah pudar. “Peringatan ini adalah perintah Allah agar kita selalu mengingat peristiwa-peristiwa penting yang telah berlalu, sehingga semangat kita tetap menyala seperti semangat para sahabat Rasulullah dan para pejuang Geger Cilegon,” lanjutnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh ahli sejarah Profesor Mukti Ali, serta para ilmuwan dan tokoh agama termasuk Rektor Universitas Alkhairiyah.

“Pada malam ini hadir pula ahli sejarah dan para ilmuwan yang akan meluruskan dan menyempurnakan sejarah perjuangan kita, sehingga menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Banten,” tambah KH. Mansyur.

KH. Mansyur juga berbagi cerita tentang perjuangan leluhur dalam menyebarkan agama Islam di Banten, termasuk kisah Maulana Hasanuddin yang berjuang menghadapi berbagai rintangan untuk menyebarkan ajaran Islam.

Peringatan Haul Syuhada Pejuang Geger Cilegon 1888 ini menjadi momentum penting untuk mengenang dan melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan dan keadilan. Semoga semangat perjuangan mereka terus mengalir dalam darah generasi penerus Kota Cilegon. (ahdi)