CCN, Jeddah (Kemenag) — Usianya sudah melampaui satu abad, namun semangat dan keteguhan hatinya tetap menginspirasi. Sutiah Sunyoto, jemaah haji tertua dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M, kembali ke Tanah Air dengan senyum syukur di wajahnya setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Perempuan asal Provinsi Lampung ini tergabung dalam kelompok terbang (kloter) JKG-19. Meski telah berusia 107 tahun dan menjalani ibadah tanpa pendamping keluarga, Sutiah tetap mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah, termasuk mengikuti program Safari Wukuf Khusus yang disediakan bagi jemaah lansia dan rentan, tanpa dipungut biaya.
Suasana haru dan khidmat terasa saat Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Haji, Dr. H. Saiful Mujab, M.Ag., menyempatkan diri berbincang dengan Ibu Sutiah di Paviliun Terminal Haji Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, jelang kepulangannya ke Indonesia, Selasa (17/6/2025).
Percakapan hangat berlangsung dalam bahasa Jawa. Dengan suara lirih namun penuh semangat, Sutiah mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya banyak dibantu petugas. Semuanya bisa dijalankan. Alhamdulillah,” ucapnya sambil tersenyum.
Ibu dari sembilan anak dan nenek dari 25 cucu ini tampak tenang, penuh keikhlasan dan syukur. Wajahnya memancarkan keteduhan, menjadi simbol dari kesungguhan spiritual yang melampaui batas usia dan kondisi fisik.
“Alhamdulillah, semoga Ibu menjadi haji yang mabrur ya, Bu,” ujar Saiful Mujab yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Ia juga memohon doa agar para petugas haji selalu diberi kesehatan dalam melayani para tamu Allah.
Setelah menyapa rombongan JKG-19, Saiful Mujab melanjutkan kunjungan ke kloter SOC-19 asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Kisah Ibu Sutiah menjadi pengingat bahwa kemauan kuat dan ketulusan niat adalah kunci utama dalam beribadah. Di usianya yang ke-107 tahun, ia berhasil menuntaskan panggilan suci dengan penuh keikhlasan dan membawa pulang hikmah serta berkah bagi keluarganya di Tanah Air.





