Beranda Budaya NONGBRUG”: Kolaborasi Unik Seni Lenong dan Ubrug di Panggung Budaya Cikeusal

NONGBRUG”: Kolaborasi Unik Seni Lenong dan Ubrug di Panggung Budaya Cikeusal

538
0

CCN, Serang- Sanggar Ubrug Giri Muda Kecamatan Cikeusal Kab. Serang menyelenggarakan Pentas Kolaborasi antara dua kesenian daerah Indonesia yaitu seni Lenong (Jakarta) dan seni Ubrug (Banten) yang disebut dengan “NONGBRUG”. Pementasan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2024 di Gedung KPRI Kecamatan Cikeusal Kab.Serang Banten.

Pementasan “NONGBRUG” atau Pentas kolaborasi seni Lenong dan Seni Ubrug merupakan konsep pertunjukan yang “Mengawinkan” dua budaya yang berbeda yaitu kebudayaan yang diwakili oleh seni Lenong Betawi dari Jakarta dan Seni Ubrug (Sunda) dari Banten. Dua kebudayaan ini dipadupadankan dalam bentuk pertunjukan kolaboratif yang penuh humor. Selain humor juga unsur tarian dan music yang menarik menjadikan pertunjukan semakin menjadi lebih unik.

Tema yang diangkat dari pertunjukan ini yaitu lebih kepada mengangkat isu-isu kekinian dari problematika Masyarakat tentang saling curiga, saling hujat dan saling membanggakan diri seiring dengan sedang ramainya perhelatan kontestasi Pilkada tahun 2024 ini. Maraknya baligo-baligo yang terpampang di tempat umum seolah sedang menggambarkan orang-orang yang sedang “bersilat dan bersiasat” mengambil hati Masyarakat.

Kegiatan ini terselenggaran berkat dukungan program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah VIII.
“Tujuan diselenggarakan pementasan ini adalah sebagai bagian dari proses kreatifitas dari Sanggar Ubrug Giri Muda Cikeusal Kab.Serang serta perwujudan dari pemeliharan, perawatan dan pelesetarian seni Ubrug dan Seni Lenong agar tetap mampu bertahan di era semakin kuatnya gempuran budaya asing yang mempengaruhi pola pikir Masyarakat kita” kata Abah Undi, ketua Sanggar Ubrug Giri Muda Cikeusal Kab.Serang.

“pertunjukannya menarik, kreatif dan edukatif. Kami berharap kreatifitas ini dapat menjadi inspirasi dari seniman lainnya agar lebih produktif lagi ke depannya. BPK Wilayah VIII tentu terus mendukung kreatifitas para pelaku seni dan budaya dalam proses pemajuan kebudayaan secara berkelanjutan” kata pak Rico sebagai perwakilan dari BPK wilayah VIII yang juga turut hadir diacara tersebut.

Pertunjukan ini juga mengundang seniman Lenong Betawi yang sudah sangat ternama yaitu Bang Kimung si Jago Muda dari Sanggar Lenong Pusaka Joglo Jakarta. (**”)