CCN, Cilegon- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Cilegon menggelar pangelaran seni teater yang mengagumkan, melibatkan siswa-siswi kelas 12 dalam assesment Madrasah praktek mata pelajaran seni budaya akhir tahun pelajaran. Acara tersebut dihelat di halaman MAN 1 Cilegon dengan antusiasme yang menggebu dari siswa/i dan Dewan guru.(29 Februari 2024)
Ketua Panitia, Rini Septianti mengatakan selamat datang kepada para penonton dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak. Dengan membawa Kisah Para Wali tema “Membumi melalui seni bersama wali, melangit bersama para wali.”
Judul Pergelaran Seni peserta didik kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Cilegon Tahun Pelajaran 2023/2024, yaitu: XII MIPA 1 : Kampung Misteri, XII MIPA 2 : Perjalanan Dakwah Sunan Kudus, XII MIPA 3 : Penyebaran Islam Di Cirebon, XII MIPA 4 : Raden Syahid, XII IPS 1 : Mu’jizat Raden Paku, XII IPS 2 : Sunan Bonang, XII IPS 3 : Prahara Amituno Sunan Ampel
Pagelaran seni teater ini menjadi wahana bagi para siswa kelas 12 untuk mengekspresikan pemikiran, ide, dan pengalaman mereka selama bertahun-tahun belajar di MAN 1 Kota Cilegon. Dengan setiap adegan, mereka membawa penonton dalam perjalanan emosional yang menggugah hati.
Guru seni budaya, Siti Muzzayannah, menyatakan bahwa persiapan untuk pementasan ini telah berlangsung berapa bulan dan dengan penuh perjuangan. “Selamat berekspresi dan berkarya yang dapat dihargai oleh para penonton dan pemerhati seni, menyajikan sesuatu yang istimewa bagi para penonton. Setiap detail, dari skenario hingga peran, dipersiapkan dengan teliti untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan,” ujarnya.
Dari segi akting, para siswa menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Mereka berhasil menghidupkan karakter-karakter dalam cerita dengan penuh semangat dan kejujuran. Dialog yang dipersiapkan dengan baik dan ekspresi yang kuat menghidupkan suasana panggung, membuat penonton terhanyut dalam alur cerita.
Kepala MAN 1 Kota Cilegon, Hj. Maryati, menyatakan kebanggaannya terhadap rekonstruksi panggung siswa-siswi dalam pagelaran seni tersebut terlihat cuaca mendung. “Cuaca tidak selalu bisa kita kendalikan, namun semangat dan semakin indahnya pertunjukan menjadi bukti bahwa seni tidak mengenal batasan, menggali seni bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga refleksi dari perjalanan belajar dan pertumbuhan siswa selama di madrasah. Kami sangat bangga dengan dedikasi dan kreativitas mereka,” katanya dengan senyum.
Pagelaran seni teater kelas 12 di MAN 1 Kota Cilegon juga berhasil menginspirasi penonton dengan pesan-pesan mendalam tentang perjuangan para wali dalam penyiaran agama islam di nusantara. Diharapkan, acara semacam ini akan terus menjadi bagian penting dari tradisi pendidikan di madrasah yang baik dan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi mendatang. (Ahdi)





