Beranda Ruang Redaksi CCN Peristiwa Penting Bulan Dzulhijjah: Keutamaan dan Hikmah

Peristiwa Penting Bulan Dzulhijjah: Keutamaan dan Hikmah

524
0

CCN, Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam. Kata Dzulhijjah berasal dari bahasa Arab: “Dzul” yang berarti pemilik, dan “Hijjah” yang berarti perkara atau haji. Secara harfiah, Dzulhijjah bermakna “bulan yang memiliki perkara-perkara agung,” karena menjadi latar waktu bagi sejumlah peristiwa besar yang sarat makna spiritual.

Dalam Kitab Durrat Al-Nasihin, Ibnu Abbas meriwayatkan sebuah hadis dari Rasulullah SAW bahwa di bulan ini terjadi berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah keimanan dan menjadi pelajaran hidup bagi umat Islam. Berikut ini adalah delapan peristiwa penting yang terjadi di bulan Dzulhijjah:

1. Pembangunan Ka’bah dan Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk membangun Ka’bah sebagai rumah ibadah pertama umat manusia. Setelah selesai membangun, Nabi Ibrahim termenung, lalu pada malam 8 Dzulhijjah beliau mendapat mimpi untuk mengorbankan putranya, Ismail. Hari ini kemudian dikenal sebagai Yaum al-Tarwiyah, hari merenung dan memikirkan perintah Allah.

2. Penyembelihan Nabi Ismail dan Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Nabi Ibrahim kembali mendapat mimpi yang sama, hingga pada hari ke-9 Dzulhijjah (Hari Arafah), beliau bersiap menyembelih Ismail AS. Atas ketaatannya, Allah mengganti Ismail dengan seekor domba. Peristiwa ini menjadi dasar ibadah kurban dan menunjukkan ketundukan hamba terhadap Tuhannya.

3. Taubat Nabi Adam Diterima (1 Dzulhijjah)

Nabi Adam dan Hawa yang telah melanggar perintah Allah akhirnya memohon ampun dengan penuh ketulusan. Pada tanggal 1 Dzulhijjah, Allah menerima taubat mereka sebagai tanda kasih sayang dan pengampunan-Nya terhadap manusia yang bersungguh-sungguh bertaubat.

4. Nabi Yunus Diselamatkan dari Perut Ikan (2 Dzulhijjah)

Dilempar ke laut dan ditelan ikan besar, Nabi Yunus AS akhirnya berdoa dengan ikhlas dan Allah mengampuninya. Pada 2 Dzulhijjah, ia dimuntahkan kembali ke daratan. Doanya diabadikan dalam QS. Al-Anbiya: 87, menjadi doa yang sangat dianjurkan saat menghadapi kesulitan.

5. Doa Nabi Zakaria Dikabulkan (3 Dzulhijjah)

Di usia lanjut, Nabi Zakaria tak henti berdoa untuk mendapatkan keturunan. Pada 3 Dzulhijjah, Allah mengabulkan doanya dengan kelahiran Nabi Yahya. Peristiwa ini menunjukkan bahwa doa yang tulus dan sabar tidak pernah sia-sia.

6. Kelahiran Nabi Isa (4 Dzulhijjah)

Maryam, wanita suci yang belum menikah, mendapatkan kabar dari Malaikat Jibril bahwa ia akan melahirkan seorang nabi agung, Isa AS. Kelahiran Nabi Isa pada tanggal 4 Dzulhijjah adalah mukjizat besar dari Allah SWT.

7. Kelahiran Nabi Musa (5 Dzulhijjah)

Di tengah ancaman Fir’aun, Nabi Musa lahir sebagai penyelamat Bani Israil. Ia dihanyutkan ke Sungai Nil atas perintah Allah dan ditemukan oleh Asiyah, istri Fir’aun, yang kemudian membesarkannya. Ini menandai awal dari misi kenabian yang akan mengguncang kekuasaan tirani.

8. Pintu Neraka Ditutup, Pintu Kebaikan Dibuka (7 Dzulhijjah)

Pada tanggal 7 Dzulhijjah, Allah SWT menutup pintu-pintu neraka dan membuka 30 pintu kebaikan bagi mereka yang berpuasa dan beribadah. Para malaikat berkumpul mendoakan orang-orang saleh yang memperbanyak ibadah di hari tersebut.

Mari Raih Keberkahan Bulan Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah bukan sekadar bulan haji dan kurban, tapi juga bulan yang penuh sejarah, hikmah, dan peluang emas untuk meningkatkan iman dan takwa. Setiap tanggal dalam bulan ini menyimpan pelajaran hidup yang dalam, dari ketundukan Nabi Ibrahim hingga doa-doa para nabi yang diijabah.(***)