Beranda ORGANISASI TP2GP Kemensos RI Tindaklanjuti Usulan Kota Cilegon Terkait Pahlawan Nasional KH. Wasyid...

TP2GP Kemensos RI Tindaklanjuti Usulan Kota Cilegon Terkait Pahlawan Nasional KH. Wasyid Bin H. Abbas

537
0
TP2GP Kemensos RI Tindaklanjuti Usulan Kota Cilegon Terkait Pahlawan Nasional KH. Wasyid Bin H. Abbas Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) telah mengambil langkah nyata dalam menindaklanjuti usulan dari Kota Cilegon, Provinsi Banten, terkait pengajuan KH. Wasyid Bin H. Abbas sebagai Pahlawan Nasional.

CCN, Cilegon, 14 Juni 2024 – Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) telah mengambil langkah nyata dalam menindaklanjuti usulan dari Kota Cilegon, Provinsi Banten, terkait pengajuan KH. Wasyid Bin H. Abbas sebagai Pahlawan Nasional. Usulan ini berkaitan erat dengan peristiwa Geger Cilegon tahun 1888, sebuah perlawanan heroik terhadap penjajahan Belanda.

Pertemuan yang diadakan di Yayasan KH. Wasyid di lingkungan Barokah, Rt.01/13, Jombang Wetan, Kec. Jombang, Kota Cilegon, Banten, turut dihadiri oleh Dinas Sosial Provinsi Banten, Dinas Sosial Kota Cilegon, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, serta pihak keluarga KH. Wasyid.

Usulan tersebut didasarkan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009. Kedua peraturan ini mengatur kriteria dan prosedur pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi mereka yang telah memberikan jasa luar biasa bagi bangsa dan negara.

Salah Satu TP2GP Kemensos RI, Alfan Alfianm enyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai usulan dari Kota Cilegon dan melakukan kajian mendalam terkait riwayat dan kontribusi KH. Wasyid Bin H. Abbas dalam perjuangan melawan penjajah.

“Dari kajian akademik yang lengkap serta dokumen koran dan arsip Belanda yang telah disampaikan, KH. Wasyid merupakan tokoh utama dalam peristiwa Geger Cilegon 1888. Peristiwa besar ini menjadi perhatian khusus kolonial,” ujar Alfan Alfian.

KH. Wasyid Bin H. Abbas memiliki peran yang sangat signifikan dalam peristiwa Geger Cilegon. Untuk penetapan sebagai Pahlawan Nasional, diperlukan kajian mendalam dan verifikasi menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini melibatkan pengumpulan bukti-bukti sejarah, dokumen, serta kesaksian dari berbagai pihak.

H. Mansur Muhidin, salah satu keturunan dari KH. Wasyid Bin H. Abbas, menyambut baik kedatangan tim TP2GP Kemensos RI. “Sejarah adalah peninggalan berharga bagi generasi yang akan datang. Yayasan KH. Wasyid didirikan sebagai monumen hidup. KH. Wasyid merupakan seorang pimpinan Geger Cilegon 1888 dan dikenal sebagai seorang ulama. Semoga di hari yang baik ini, menjelang Idul Adha, KH. Wasyid dipilih menjadi Pahlawan Nasional,” tutup Mansur Muhidin, yang juga mengirimkan doa Al-Fatihah bersama.

Senada dengan Ketua Yayasan KH. Wasyid, H. Asep Sofwatullah, mengungkapkan bahwa pengakuan ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Cilegon dan Banten yang telah lama memperjuangkan pengakuan terhadap jasa-jasa KH. Wasyid.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah Kota Cilegon serta Provinsi Banten, Walikota Cilegon, dan Gubernur Banten, khususnya Kemensos RI, yang telah menindaklanjuti usulan ini. KH. Wasyid Bin H. Abbas adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam sejarah perjuangan melawan penjajah di Cilegon. Kami berharap proses ini berjalan lancar dan beliau dapat diakui sebagai Pahlawan Nasional,” kata H. Asep Sofwatullah.

Peristiwa Geger Cilegon yang terjadi pada tahun 1888 merupakan salah satu bentuk perlawanan rakyat Banten terhadap kebijakan kolonial Belanda yang sangat menindas. KH. Wasyid Bin H. Abbas, seorang ulama kharismatik, menjadi salah satu tokoh utama yang memimpin perlawanan tersebut. Keberanian dan keteguhan beliau dalam menghadapi penjajah menjadi inspirasi bagi masyarakat Cilegon dan sekitarnya.

Dengan adanya dukungan dari TP2GP Kemensos RI dan apresiasi dari berbagai pihak, diharapkan proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional untuk KH. Wasyid Bin H. Abbas dapat segera terwujud. Pengakuan ini akan menjadi simbol penghormatan terhadap jasa-jasa beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Reporter: Ahdi Zukhruf Amri