Beranda ORGANISASI Workshop Parenting SDIT KH. Wasyid: Strategi Membangun Keluarga Bahagia di Era Modern

Workshop Parenting SDIT KH. Wasyid: Strategi Membangun Keluarga Bahagia di Era Modern

524
0

CCN, Cilegon, 16 November 2024 – SDIT KH. Wasyid sukses menggelar workshop parenting bertajuk “Membangun Keluarga Bahagia: Strategi Parenting di Era Modern”. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan yang juga dimeriahkan dengan pentas seni anak-anak, pemutaran film Geger Cilegon* serta kemah bakti.

Kegiatan yang berlangsung di kampus SDIT KH. Wasyid ini dihadiri oleh puluhan orang tua siswa. Workshop bertujuan memberikan wawasan mendalam terkait tantangan dan strategi mendidik anak di tengah perubahan era modern yang kompleks, termasuk pengaruh teknologi dan tekanan sosial.

Dalam pernyataannya, Ketua Yayasan KH. Wasyid, H. Asep Sofwatullah, menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, sekolah, dan guru dalam membangun karakter anak.

“Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi anak untuk belajar nilai-nilai moral, agama, dan kehidupan. Workshop ini kami harap menjadi panduan bagi orang tua dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital,” ujar H. Asep.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan anak tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada sekolah saja.

“Pendidikan anak harus didukung dengan konsolidasi antara dewan guru, orang tua, dan sekolah. Pembiasaan dan praktik pengajaran di sekolah memerlukan pengawasan orang tua di rumah,” tambahnya.

Selain workshop parenting, kegiatan lain seperti kemah bakti, pentas seni, dan pemutaran film Geger Cilegon diselenggarakan untuk menginspirasi siswa menjadi pribadi mandiri, disiplin, pantang menyerah, dan tidak mudah putus asa.

“Kegiatan ini dirancang untuk membentuk siswa yang tangguh dan siap menghadapi tantangan hidup di masa depan,”* jelas H. Asep.

Sesi utama workshop diisi oleh Ahdi Zukhruf Amri, praktisi edukasi, yang memaparkan makalah bertajuk “Membangun Keluarga Bahagia: Strategi Parenting di Era Modern”. Dalam paparannya, ia membahas tiga poin utama:

  1. Tantangan parenting di era modern.
  2. Strategi membangun keluarga bahagia.
  3. Peran teknologi dalam mendidik anak.

Beberapa tantangan yang disoroti meliputi:

  1. Ketergantungan anak pada gadget.
  2. Kurangnya waktu berkualitas bersama keluarga.
  3. Tekanan sosial dan akademik yang semakin berat.
  4. Pengaruh budaya asing dari media dan internet.

Sebagai solusi, Ahdi menyarankan:

– Meningkatkan komunikasi positif antara orang tua dan anak.

– Meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga.

– Menanamkan nilai moral dan keimanan secara konsisten.

– Memanfaatkan teknologi secara bijak, seperti menggunakan aplikasi edukasi dan menerapkan kontrol orang tua pada perangkat digital.

“Teknologi bisa menjadi alat yang mendukung perkembangan anak jika digunakan dengan bijak. Orang tua perlu aktif mengawasi dan mengarahkan penggunaannya,” ungkap Ahdi.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara orang tua dan sekolah dalam mendidik generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Dengan pendekatan yang komprehensif, SDIT KH. Wasyid terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara holistik. (*)