Beranda Budaya Ibu Wali Kota Buka Festival Budaya 2025, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kesenian...

Ibu Wali Kota Buka Festival Budaya 2025, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kesenian Daerah

664
0

CCN, CILEGON – Ibu Wali Kota sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Cilegon, Alfi Rizki Agnia Robinsar, secara resmi membuka kegiatan Festival Budaya 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon di Gedung Balai Budaya Dindikbud, Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Alfi menyampaikan bahwa Festival Budaya menjadi ajang penting untuk mengajak generasi muda agar aktif dalam melestarikan kebudayaan daerah.
“Generasi muda perlu diperkenalkan dengan budayanya sejak dini, karena ternyata di Kota Cilegon banyak anak-anak yang memiliki bakat luar biasa,” ujarnya.

Alfi juga menyampaikan apresiasinya kepada Dindikbud Kota Cilegon atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang dinilainya sebagai langkah positif dalam memperkuat pelestarian seni dan budaya daerah.
“Wajib diapresiasi karena kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak, yang kelak akan menjadi penerus bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Alfi berharap kegiatan semacam ini dapat terus berkelanjutan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat para pelajar di Kota Cilegon, sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan generasi muda.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus diadakan. Setiap ada acara kebudayaan di Kota Cilegon, anak-anak bisa ikut tampil. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam melestarikan budaya lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menjelaskan bahwa Festival Budaya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menanamkan pendidikan karakter kepada anak-anak sejak dini.
“Intinya, kegiatan ini mengajarkan bagaimana budaya kita tumbuh dan berkembang sejak usia dini agar generasi muda memiliki jiwa seni, beradab, dan santun,” jelasnya.

Adapun kegiatan Festival Budaya 2025 diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Cilegon. Mereka menampilkan beragam kesenian daerah, mulai dari tari tradisional, vokal, ubrug, pencak silat, karawitan, hingga teater, yang telah dilatih secara intensif selama delapan bulan.

Di sisi lain, Ahdi Zukhruf Amri, selaku pelatih teater dalam ajang tersebut, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat para pelajar yang terlibat dalam proses latihan dan pementasan.
“Anak-anak menunjukkan antusiasme luar biasa. Mereka tidak hanya belajar akting, tapi juga memahami nilai-nilai budaya dan kerja sama melalui proses teater,” ungkap Ahdi.

Ia menambahkan, seni teater menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri, empati, dan apresiasi terhadap kearifan lokal.
“Melalui teater, mereka belajar menyuarakan cerita rakyat, memahami karakter, dan menghargai warisan budaya daerah. Semoga kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat,” tutupnya.