Beranda ORGANISASI Revitalisasi Kota Cilegon Dimulai! Peletakan Batu Pertama SALIRA di Rawa Arum Membawa...

Revitalisasi Kota Cilegon Dimulai! Peletakan Batu Pertama SALIRA di Rawa Arum Membawa Harapan Baru

438
0
Revitalisasi Kota Cilegon Dimulai! Peletakan Batu Pertama SALIRA di Rawa Arum Membawa Harapan Baru

CCN, Cilegon, 18 Juli 2024 – Dalam rangka percepatan pembangunan di Kota Cilegon, hari ini diadakan acara peletakan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana lingkungan Rukun Warga (SALIRA) di Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol. Kegiatan ini merupakan bagian dari program DPWKEL – POKMAS (Kelompok Masyarakat) yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas lingkungan hidup masyarakat setempat.

Walikota Cilegon, Heldy Agustian, menyampaikan bahwa lebih dari 300 RW di Kota Cilegon telah menerima alokasi dana SALIRA sebesar 100 juta rupiah per tahun. “Cilegon ini lebih dari 300 RW yang memang kita alokasikan 100 juta per tahunnya dalam rangka percepatan pembangunan kota Cilegon. Tadi pagi kita sudah ke Ciwedus untuk pembangunan posyandu, kemudian di Jombang untuk pembangunan pagar makam, dan hari ini di Grogol Asem Gebog untuk pembangunan paving blok. Dana ini dikhususkan untuk program-program yang direncanakan oleh warga, terutama program lampu cang yang akan direalisasikan pada bulan Agustus,” jelasnya.

Walikota juga menekankan bahwa peruntukan dana sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. “Sepenuhnya kita serahkan kepada masyarakat. Masyarakat yang menentukan, Pemkot tidak menentukan peruntukannya untuk apa, tapi dana tersebut 100 juta diperuntukkan untuk apa yang dibutuhkan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Ketua Pokmas, Solhah, dalam tanggapannya, menyatakan dukungannya terhadap program SALIRA dan bantuan dana lingkungan ini. “Program ini sangat bagus sekali dan memang harapan kami untuk mempercepat lajunya perkembangan infrastruktur yang lebih bagus lagi, makanya kita dukung banget dengan kegiatan SALIRA ini,” ujarnya saat diwawancarai.

Namun, Solhah juga menyampaikan usulan agar sebagian dana dialihkan untuk kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). “Pesan kami hanya, karena begini, untuk titik-titik infrastruktur kali ini kayaknya sudah akan menipis karena kita percepatan terlalu cepat. Saya mohon untuk bisa dialihkan ke kegiatan SDM, kalau bisa itu usulan kami untuk bisa kegiatan SALIRA ini dialihkan berapa persen untuk kegiatan SDM,” harapnya.

Untuk launching SALIRA di Kelurahan Rawa Arum, Ketua Pokmas menyebutkan ada satu titik pembangunan yang akan dilaksanakan. “Satu titik untuk launching kali ini di Kelurahan Rawa Arum. Jadi masing-masing kelurahan mengadakan launching-nya masing-masing, kalau dulu ada disatukan untuk satu kecamatan tapi kali ini masing-masing karena memang untuk pencairannya juga tidak bareng,” jelasnya.

Di Kelurahan Rawa Arum, ada sepuluh titik pembangunan untuk termin pertama dari total 25 kegiatan yang direncanakan untuk satu tahun. “Untuk termin pertama ini ada sepuluh titik, keseluruhannya ada 25 kegiatan untuk satu tahun,” jelas Ketua Pokmas.

Anggaran untuk termin pertama ini sebesar tiga ratus delapan ribu rupiah. Kegiatan pembangunan yang akan dilakukan meliputi pembangunan drainase, pagar makam, paving blok, dan rehab mushalla. “Ada kegiatan drainase, satu titik pagar makam, empat titik paving blok, dan yang lainnya ada rehab mushalla serta satu lagi paving blok,” ungkap Ketua Pokmas.

Lokasi pembangunan meliputi beberapa titik di Kelurahan Rawa Arum, seperti di lingkungan Tegalwangi Masjid 02/02 untuk pagar makam, 03/07 untuk drainase, serta beberapa titik lainnya untuk paving blok dan mushalla.

Untuk termin kedua, pekerjaan akan dilakukan di wilayah RW lainnya di Kelurahan Rawa Arum. “Pekerjaan sama, cuma wilayahnya yang beda karena kita ada tujuh RW sekelurahan Rawa Arum,” jelas Ketua Pokmas.

Ketua Pokmas juga menyatakan bahwa semua sasaran pembangunan di Rawa Arum sudah tersentuh. “Alhamdulillah semuanya tersentuh, baik itu bedah rumah, paving blok, apalagi paving blok, semuanya Alhamdulillah terkabul,” tambahnya.

Harapan untuk anggaran tahun 2025 adalah agar ada peningkatan dana serta dialokasikan sebagian untuk kegiatan peningkatan SDM. “Kita pengennya meningkat ya, bertambah, cuma ada harapan lagi yang dititipkan untuk kegiatan ini jangan infrastruktur saja, pengennya ada kegiatan untuk peningkatan SDM,” harap Ketua Pokmas.

Dengan pelaksanaan program SALIRA ini, diharapkan percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Cilegon dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat. (Tamam)