CCN, CILEGON -Jajaran DP3AP2KB Cilegon, Bersama Sekmat Cibeber, Lurah, Kader, dan Orangtua Anak, Meresmikan Dapur Sehat untuk Atasi Anak Stunting di Kelurahan Kedalaman Kec. Cibeber, Cilegon. (Selasa, 23 Januari 2023)
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma, mengumumkan langkah konkrit untuk menanggulangi masalah stunting di Kota tersebut. Dalam peluncuran program “Dapur Sehat Atasi Anak Stunting Tahun 2024” di Kelurahan Kedalaman, Kecamatan Cibeber, Lia menyampaikan bahwa masih terdapat 944 anak stunting pada tahun 2023, sebagian besar disebabkan oleh pola asuh yang kurang baik.
Lia menjelaskan bahwa upaya ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang menargetkan penurunan stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. Kota Cilegon masih memiliki tingkat stunting sebesar 19,1 persen, yang setara dengan sekitar 944 anak berisiko stunting.
DP3AP2KB telah merancang program Dapur Sehat untuk mengatasi stunting ini, yang akan memberikan intervensi perbaikan gizi dan pola asuh kepada anak selama 3 bulan. Program ini akan terus dipantau oleh para kader untuk memastikan efektivitasnya.
Lia juga memohon dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan di Kota Cilegon, untuk menjadi bapak asuh atau orang tua asuh. Sebagai langkah konkret, pihaknya akan terus memberikan intervensi bahan makanan di 20 Kelurahan pada tahun 2024.
Lurah Kedaleman, Faisal Tanjung, menyatakan komitmennya untuk mensosialisasikan program Dapur Sehat ini dan berharap mendapatkan kontribusi dari perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut. Hadir dalam acara tersebut juga Sekmat Cibeber, pihak Puskesmas, kader, dan tamu undangan lainnya.
Semua pihak berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif signifikan dalam menangani permasalahan stunting di Kota Cilegon, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berprestasi. (***)





