Beranda Kesehatan Giat Jumat Bersih dan Sosialisasi Pencegahan DBD di Kelurahan Rawaarum

Giat Jumat Bersih dan Sosialisasi Pencegahan DBD di Kelurahan Rawaarum

523
0

CCN, Cilegon, 31 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawaarum bersama Lurah dan Kepala Puskesmas Gerogol menggelar kegiatan Jumat Bersih yang dilanjutkan dengan sosialisasi pencegahan DBD.

Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 31 Mei 2024, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lingkungan Keserangan, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon. Kegiatan ini diawali dengan bersih-bersih lingkungan yang melibatkan seluruh peserta. Tujuan utama kegiatan bersih-bersih ini adalah mengurangi potensi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Setelah kegiatan bersih-bersih, Kepala Puskesmas Gerogol menyampaikan sosialisasi pencegahan DBD. Dalam sosialisasi ini, disampaikan informasi mengenai cara-cara efektif untuk mencegah DBD, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk. Selain itu, dilakukan pula pengecekan tempat-tempat yang terindikasi sebagai sarang nyamuk untuk memastikan tidak ada tempat bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yang sangat penting untuk meminimalisir kasus DBD di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain:
– Kepala Puskesmas Gerogol
– Perwakilan Kecamatan Gerogol
– Lurah Rawaarum
– Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawaarum, BRIPKA D. Kusuma
– Kader-kader kesehatan
– Ketua RW dan Ketua RT
– Masyarakat setempat

BRIPKA D. Kusuma, selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawaarum, turut serta dalam kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit DBD.

Hayatun Nufus dari Bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Gerogol mengutarakan bahwa kegiatan ini berlangsung setiap hari Jumat, berkeliling di setiap kelurahan secara bergantian. Hayatun juga menghimbau warga agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Beliau menegaskan bahwa fogging sebenarnya tidak efektif, dan cara yang lebih efektif dalam mencegah kasus DBD adalah dengan bergotong royong dan membersihkan lingkungan sekitar rumah sendiri. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari Jumat, melibatkan warga sekitar, RT, RW, dan kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik).

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit DBD serta dapat mengimplementasikan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. (eri)